
English Community:
The Key to Neverland
Dalam belajar bahasa, kita tidak bisa memungkiri kebutuhan akan lingkungan di mana bahasa tersebut dapat dipergunakan. Di dalamnya setiap pembelajar bahasa tidak hanya bisa mengguanakan apa yang telah dikuasai tetapi juga mendapatkan beragam masakan atau input dari pembelajar yang lain. Dengan demikian, kita menyadari pentingnya suatu komunitas pembelajar bahasa, dalam hal ini baha Inggris, di mana setiap orang diharapkan dapat saling berbagi. Yah, bersama pasti bisa! (Together We Can), itulah kata-kata yang terngiang ketika teringat akan urgensi komunitas pembelajar bahasa Inggris bagi individu yang ingin meningkatkan kemapuan dirinya.
Usia tua maupun muda, cerdas atau biasa saja, kaya ataupun tidak, semua sebenarnya seorang individu pembelajar. Anda dan saya adalah salah satu bagian dari orang-orang yang berusaha untuk memahami. Kemudian, ketika berusaha untuk memahami, mungkin hanya sebagian kecil yang bisa dimengerti. Pun ketika mampu untuk mengeri, hanya sedikit yang bisa diamalkan. Berawal dari sini, kami membentuk sebuah komunitas pembelajar bahasa Inggris dengan nama My English Club (MEC) Bandung. Karena kami meyakini bahwa Together We Can.
Melalui sebuah interaksi yang intense, kegiatan belajar menjadi sebuah petualangan. DI dalamnya akan ada kompetisi, keinginan untuk menonjolan diri, juga ada tujuan untuk membantu sesama yang merasa kesulitan dalam belajar. Semuanya ada, semuanya sah dan semunya berguna bagi percepatan belajar masing-masing individu.
Selama 12 tahun di MEC, kami lebih menempatkan diri sebagai teman dbandingkan sebagai guru/fasilitator dan sama sekali tidak memberikan pembelajaran teknis berbahasa Inggris secara langsung dan terperinci. Melalui kegiatan-kegiatan yang digulirkan, kami berupaya memberikan motivasi kepada member bahwa tanpa disadari, mereka mmapu menguasai bahasa Inggris.
Di klub ini kami berukar ide tentang bagaimana mempelajari bahasa Inggris dengna baik dan benar. Melalui ekplorasi penggunaan internet, berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan internasional, maupun saling bertukar pengalaman tentang materi pelajaran dan cara mengerjakannya, itulah yang kami lakukan. Semua berlangsung secara alami dan menyenangkan.
Tidak ada keharusan atau untutan bagi siapa pun yang terlibat, apakah itu anggota (member) atau pengurus. Karena yang kami lakukan di sini hanya bermain, play with English and have fun. Klub ini adalah ‘Neverland’ yang kami ciptakan. merasa menjadi bagian dari The Lost Boys, yang yang bersemangat seperti halnya Peter Pan, Wendy, Thinkerbell and the gank yang percaya pada dirinya sendiri, hingga mampu untuk terbang. Dan, dalam arti tertentu, kami betul-betul telah ‘terbang’.
Beberapa member kami telah mmebuka kunci tersebut untuk melangkahkan kaki menuju sebuah wilayah di negaa lain tuk sedikit memuaskan dahaganya akan ilmu. Terlal naif memang jika kami mencatut keberhasilan member tersebut sebagai keberhasilan kami di MEC, karena pada dasarnya pribadu-pribadi merekalah yang berusaha keras untuk menggunakan kunci yang telah diberikan, because we’re simply a key, nothing more, nothing less. (Me-Gatot, Me-Maqz No.11)
Featured Posts
![]() DSC_0242 | ![]() SAM_6113 | ![]() DSC_0117 | ![]() DSC_1420 |
|---|---|---|---|
![]() DSC_0105 |

Welcome to
My English Club (MEC)
What comes up in your mind when you notice grains of sand flow in an hourglass? There might be nothing extraordinary with such a time-measuring device, in fact we can always retrieve the glass so the grains can move to the opposite again and again.
In real life, however, we can not turn back time. Yet, after passing a twelve-years memorable, challenging and blissful journey, MEC never wishes to turn back time as MEC today is the best ever!. MEC is always proud of being a part of anyone who has been striving together in learning English and devoting themselves to Allah SWT.
There have been many unforgettable, fascinating experiences within these 12 years of our journey. MEC has so far got more that a thousand “come and gone” members, trying hard to always do our best. Achievement, such as joining international events or winning overseas scholarships are of things we should thank for as all is resulted from our immense togetherness that brings MEC this far, making a big difference to turn ourselves from nothing to something. Our biggest hope is MEC could become “something” for everybody’s life, for you and for all of us. (Egi Arvian F. )













